5 Penjelasan Ilmiah Kenapa Manusia Suka Berciuman


December 21, 2018
penjelasan manusia suka berciuman

penjelasan manusia suka berciuman

Menurut  bagi yang suka nonton drama Korea, tentu sudah hapal momen-momen klimaks saat dua lakon utama kesudahannya meyakinkan perasaannya guna satu sama lain. Biasanya sih momen tersebut tidak dapat dilepaskan dari adegan ciuman. Bukan hanya drama-drama Korea saja, film-film Hollywood pun seringkali menggunakan rumus yang sama. Meski terdapat konteks perbedaan kebiasaan dan norma di sekian banyak tempat, ciuman kelihatannya sudah diterima menjadi salah satu format tertinggi dari ekspresi cinta. Ada yang mesti berstatus halal dulu sebelum berciuman, ada pun yang memandangnya sebagai sapaan sehari-hari.

Sebuah ciuman dapat memiliki tidak sedikit sekali arti. Namun untuk kebanyakan orang, suatu ciuman ialah sesuatu yang spesial. Ya, ciuman yang diperkirakan kuat sebagai di antara pembuktian cinta ini ternyata memiliki kenyataan menarik dari segi ilmu pengetahuan. Biar tidak penasaran, telah disiapkan rangkumannya untukmu…

1. Ternyata ciuman bukanlah urusan alamiah yang terjadi dari dalam diri manusia. Seperti tidak sedikit hal beda di dunia, ciuman pun mempunyai sejarahnya
Dilansir dari Psychology Today, ciuman bukanlah urusan universal pada insan karena sampai sekarang terdapat pula kebudayaan yang tidak melakukannya. Kemudian, urusan ini juga menunjukkan bila ciuman bukanlah urusan yang intuitif pada manusia, laksana yang disebutkan psikiater dan dosen asal Inggris, Nael Burton. Ada sejumlah kemungkinan mengenai bagaimana timbulnya istilah dan kegiatan ciuman dalam kehidupan kita.

Ada yang mengatakan bila ciuman adalahpengembangan dari kiss feeding atau kala ibu menyerahkan makanan untuk bayi melewati mulut. Dan ada pun yang menyebut bila ciuman adalahperkembangan dari mengendus. Pada abad-abad awal, orang biasa mengendus guna mempelajari situasi orang lain. Mereka mengendus atau membaui orang beda untuk memahami suasana hati, kesehatan, dan kedudukan sosial. Katanya sih, saat mengendus tak sengaja menyentuh bibir dan insan merasakan urusan yang lebih nyaman dengan teknik itu. Duh, buat nyaman ya emang?

2. Sebuah riset menyebut bahwa ciuman dapat mengakses kualitas genetis pasangan dan menciptakan hubungan lebih lama bertahan
Ada cukup tidak sedikit faktor yang memprovokasi hubungan masing-masing pasangan dapat bertahan lama atau tidak. Salah satunya ialah hal kebahagiaan. Sebuah studi yang dipungut dari laman Everydayhealth mengungkapkan bahwa pasangan yang kerap berdekapan dan berciuman bakal lebih bahagia, yang mana urusan ini pun akan dominan membuat hubungan mereka langgeng. Utamanya untuk pasangan paruh baya dan lanjut usia.

Studi ini dilaksanakan terhadap 1.000 pasangan yang rata-rata sudah menikah sekitar 25 tahun. Mereka berasal dari Amerika Serikat, Brasil, Jerman, Jepang dan Spanyol dengan umur berkisar 40-70 tahun. Di samping itu, ciuman disebutkan perlu guna mengakses kualitas genetis pasangan dan menambah ketertarikan secara seksual. Ketika sepasang insan sedang berciuman guna kesatu kalinya, ada tidak sedikit reaksi hormon di tubuh sebab saraf-saraf pada bibir terangsang. Nah, salah satu reaksi hormon yang terjadi, kesesuaian dengan pasangan pun dapat dirasakan.

3. Lebih dari sekadar perkara perasaan, ciuman nyatanya bisa dominan baik untuk kesehatan. Duh, bahagianya yang telah punya pasangan halal
Manfaat yang kasat mata nampak dari berciuman bibir dengan pasangan merupakan hubungan asmara yang kian erat. Makin sering anda berciuman dengan orang yang anda cintai, maka anda akan kian ‘terhubung’ dengannya. Di samping itu, secara medis ciuman nyatanya pun mampu meredakan stres lho. Coba cium pasangan (halal)mu saat stres, setelahnya anda pasti bakal merasa jauh lebih tenang. Sebab, berciuman memang dapat mengurangi ketegangan dan rasa khawatir yang diakibatkan oleh hormon stres kortisol. Saat berciuman, hormon tersebut akan berkurang dan digantikan oleh oksitoksin, hormon kebahagiaan.

Lebih dari itu, ciuman bibir yang dilaksanakan dengan sarat gairah ternyata dapat membuat otot-otot di dekat wajah bekerja. Hasilnya, wajah dan leher bakal terasa kencang dan dapat membuat wajahmu terlihat tahan lama muda. Jantung dan denyut nadimu pun akan terpompa dengan baik ketika berciuman. Pada ketika yang sama, desakan darah bakal menurun dan terjadi pelebaran pembuluh darah. Tuhan nggak mungkin membuat sesuatu tanpa manfaat, ‘kan?

4. Kalau french kiss disinyalir dapat menyebabkan pertukaran virus antar dua orang, kenyataan lainnya merupakan mampu menambah sistem antibodi lho
Ciuman dapat meningkatkan sistem imun atau kekebalan tubuhmu. Fakta ini didapat dari peneliti Inggris yang dilansir dari yourtango.com, ciuman dengan orang yang sama sekitar enam bulan bakal menghasilkan efek perlindungan yang optimal dari kuman dan bakteri jahat yang masuk ke dalam tubuh. Dan ternyata, yang berperan dalam melawan mikroorganisme jahat dan menambah sistem kekebalan tubuh itu merupakan virus mempunyai nama Cytomegalovirus.

Virus tersebut ada pada air ludah, lazimnya tidak riskan dan tidak akan mengakibatkan penyakit serius. Ketika kesatu kali berciuman, melulu sedikit virus yang dialihkan dari air liur sampai-sampai orang yang sistem imunnya buruk barangkali akan sakit sesudah berciuman. Tapi, seiring dengan kuantitas ciuman yang meningkat. virus tersebut lama-kelamaan akan menyusun kekebalan dalam tubuh. Tapi yang butuh diwaspadai pun adalah, untuk mereka yang mempunyai penyakit infeksi menular seksual atau infeksi lainnya, sebab air liur juga dapat jadi perantara virus mematikan. Pastikan pasanganmu sehat dulu ya!

5. Berdasarkan keterangan dari sains, ketika ciuman bakal terjadi pertukaran 80 juta bakteri. Tapi tidak boleh parno dulu, jabatan tangan yang saya dan anda lakukan tanpa curiga pun sebetulnya berisi 124 juta bakteri
Dilansir dari Quartz, menurut keterangan dari sebuah editorial di American Journal of Medicine, bakal ada selama 9 ml air, 0,7 mg protein, 0,18 mg senyawa organik, 0,71 mg lemak, dan 0,45 mg natrium klorida yang berputar-putar ketika anda berciuman. Saat tersebut pula anda akan mengerjakan pertukaran sejumlah 80 juta bakteri dari 300 spesies yang berbeda. Tentu saja kenyataan ini tak begitu mencekam dibanding ketika berjabat tangan, anda akan bertukar selama 124 juta bakteri dengan orang lain.

Hal baik lainnya, berciuman akan menghanguskan kalori sejumlah 26 kalori per menit, sebab menggunakan 30 jenis otot yang berbeda. Hal ini sama dengan ketika anda berjalan kaki dengan kecepatan 3 mph untuk menghanguskan 5 kalori per menitnya. Kalau menghanguskan kalori, dapat buat diet pun berarti ya?

Secara teknisnya, ‘budaya’ ciuman ini ditemukan oleh orang barat selama 2.000 tahun yang lalu. Beberapa studi mengungkap bahwa ciuman sudah menjadi keintiman di nyaris setiap budaya. Entah dengan menempelkan bibir dan bibir, pipi dan pipi, atau hidung dan hidung. Selama ini, untuk kaum hawa, ciuman ingin digunakan sebagai dosis untuk menilai layak tidaknya seorang lelaki untuk dijadikan pasangan. Sebab, wanita menyaksikan ciuman sebagai teknik penting untuk mengindikasikan kasih sayang dalam hubungan jangka panjang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *